Pemeriksaan Entri Covid: Pembatasan Perjalanan Uni Emirat Arab

Dasbor Uni Emirat Arab ini memberi Anda informasi tentang pembatasan perjalanan, karantina saat masuk, kasus Covid-19, persyaratan masuk, dan pembaruan jalur hijau.

Gambaran
  • Terbuka Sebagian
  • Hingga 5 Hari

Statistik Covid-19
KASUS BARU
2,608
-21.54% (7 hari terakhir)
TOTAL KASUS
1,025,568
Pembatasan & Kebijakan Lokal
Arahkan kursor untuk mengetahui detailnya
  • Tempat kerja
  • Acara publik
  • Pertemuan
  • Gerakan
  • Menguji
  • Pelacakan kontak
  • Penutup Wajah
  • Vaksinasi

Karena perjalanan kembali normal, harap diperhatikan bahwa pembatasan perjalanan di halaman ini tidak lagi diperbarui secara berkala. Seperti biasa, kami sarankan untuk memeriksa tautan yang disediakan, situs web resmi pemerintah negara tersebut, atau sumber lain sebelum Anda bepergian. Kami menggunakan Google Terjemahan untuk terjemahan yang cepat dan tepat waktu, mohon maaf jika ada kesalahan. Terima kasih.

Bisakah kamu masuk

Perjalanan tidak dibatasi oleh jenis wisatawan (misalnya, PR, Warga Negara, Penduduk).

Apa yang bisa diharapkan di Uni Emirat Arab?

💉 Pengecualian vaksin

Pelancong yang divaksinasi dibebaskan dari tes Covid-19 sebelum kedatangan dan persyaratan karantina. Pengecualian ini hanya berlaku untuk: Wisatawan yang divaksinasi penuh dengan vaksin yang disetujui WHO atau yang disetujui UEA dengan sertifikat vaksin kode QR. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi: https://ae.usembassy.gov/covid-19-information/

📝 Formulir

Anda harus mendapatkan izin kedatangan terlebih dahulu untuk naik ke pesawat Anda. Anda diminta untuk mengisi formulir pra-kedatangan. Detail: Wisatawan yang memasuki Abu Dhabi (AUH) harus mendaftar sebelum keberangkatan di https://smartservices.ica.gov.ae/echannels/web/client/guest/index.html#/registerArrivals . Ini akan menghasilkan kode QR yang harus ditunjukkan sebelum keberangkatan dan pada saat kedatangan. - Ini tidak berlaku untuk: - warga negara Uni Emirat Arab; Penduduk Uni Emirat Arab dengan visa tinggal yang kembali ke Dubai (DXB) atau Al Maktoum (DWC) dan tiba dari Bangladesh, Kongo (Dem. Rep.), India, Liberia, Namibia, Nepal, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Selatan Afrika, Sri Lanka, Uganda, Viet Nam, atau Zambia harus memiliki persetujuan GDRFA yang diperoleh sebelum keberangkatan di https://smart.gdrfad.gov.ae/Smart_OTCServicesPortal/ Otoritas di Dubai mengumumkan bahwa efektif 26 Februari 2022, semua pelancong yang masuk harus hadir baik bukti vaksinasi terhadap COVID-19, bukti pemulihan atau tes PCR negatif tertanggal dalam waktu 48 jam untuk diizinkan masuk. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi: https://www.emirates.com/nl/english/help/flying-to-and-from-dubai/tourists-travelling-to-dubai/ https://smartservices.ica. gov.ae/echannels/web/client/guest/index.html#/registerArrivals

🌡️ Persyaratan pengujian

Anda akan memerlukan Sertifikat Medis formal yang menunjukkan tes Covid-19 dari tempat yang diterima yang diambil sebelum keberangkatan Anda dari titik keberangkatan pertama. Pada saat Kedatangan Anda mungkin diminta untuk menyelesaikan tes Covid-19 dan/atau beberapa bentuk pemeriksaan medis, biaya ditanggung oleh wisatawan Detail: Wisatawan harus memiliki hasil tes PCR negatif COVID-19 yang diambil sebelum keberangkatan penerbangan langsung terakhir ke Uni Emirat Arab. Hasil tes harus dalam bahasa Arab atau Inggris dan harus dikeluarkan oleh laboratorium resmi yang terdaftar di https://screening.purehealth.ae atau laboratorium yang diakreditasi oleh negara keberangkatan. Harap dicatat bahwa persyaratan/pembatasan pengujian dapat berbeda pada tujuan dan asal Anda, untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk ke https://u.ae/en/information-and-services/justice-safety-and-the-law/handling-the -covid-19-wabah/travelling-di tengah-covid-19/travelling-to-the-uae.

😷 Persyaratan karantina

Kedatangan umum akan diminta untuk dikarantina hingga 10 hari hari. Karantina akan dilayani di fasilitas khusus (biaya ditanggung oleh wisatawan) Rincian: Wisatawan yang mengikuti tes PCR setibanya di Dubai wajib melakukan karantina sendiri hingga hasil tes tiba. Jika positif, mereka akan diminta untuk diisolasi. Pelancong tanpa gejala, mereka yang menunjukkan gejala ringan dapat mengisolasi diri selama 10 hari. Pengurangan pembatasan mungkin berlaku untuk pelancong yang divaksinasi, silakan lihat Pengecualian Vaksin untuk detailnya. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi: https://www.ncema.gov.ae/content/covid/ hagr-en.pdf

Informasi penting lainnya:
Tidak ada negara di bawah jalur ini untuk saat ini.
Untuk informasi lebih lanjut kunjungi: